EMPAT BELAS AGUSTUS HARU BIRU
Olh. Arkas Aran, S. FIl.
Tematisasi Hari Pramuka, Praja Muda SMAS IBR mengemas rangkaian kegiatan berkualitas. Mengapa dikatakan berkualitas? Ya, mereka (Peserta Didik) yang baru menjejaki status sebagai Pelajar SMA ILEBURA (SMAIL), mampu menyuguhkan mata acara luar biasa. Pengambilalihan semua fungsi tugas mulai dari MC pada acara resmi Pertemuan Orang Tua Murid, Pelantikan Kepengurusan OSIS SMAIL dan penyempurnaan kepengurusan Komite Sekolah, dilaksanakan secara protokoler, tematis dan terstruktur.
Dewan Guru SMAIL, dengan segala daya upaya dalam waktu singkat, menggenjot, menggembleng sepenuh hati mulai dari peyeleksian para siswa, pelatihan hingga pemberian tanggung jawab tugas, semuanya ditanggapi dan dijalankan dengan baik oleh Peserta Didik terpilih. Terlepas dari acara inti, sebagian siswa mengambil alih Seksi Konsumsi sehingga asupan nutrisi kepala dan perut terpenuhi.
Selain asupan nutrisi untuk kepala dan perut, giliran asupan hati disuguhkan. Puisi instrumen dan lagu, sungguh menohok hati semua yang hadir saat itu. Suasana yang awalnya menegangkan atau resmi berubah menjadi relax dan berlumuran air mata bahagia.
Tak disangka, suasana haru biru meliputi suasana siang itu. Suguhan literasi yang di kemas dalam pembacaan puisi instrumen juga lagu yang mereka persembahkan untuk kekasih: Ayah, Bunda, mampu melelehkan air mata tersembunyi dari orang tua. Air mata orang tua yang menetes saat itu adalah air mata bahagia. Mereka mengakui bahwa mereka tidak sia-sia menitip putra putri mereka untuk di didik di SMAS IBR. Mereka bangga karena walaupun baru sebulan lebih di SMAIL, anak-anak mereka sudah mengalami kemajuan luar biasa dari segi otak dan sikap sosial.
Seorang Ibu dari salah satu Peserta Didik yang tidak mau disebut namanya, mengakui bahwa ia berterima kasih karena anak laki-lakinya yang selama ini tak bisa di atasi olehnya, ternyata mampu mengambil peran luar biasa di sekolah. Ia terpilih menjadi salah satu anggota trio penggerek bendera yang sedianya akan diadakan pada HUT RI ke 76, 17 Agustus 2021.
Trio Penggerek Bendera, Dwyanti Putri, Doni Gamu dan Ferdinand File, menjalankan sesi latihan Penggerek Bendera.
Sesi latihan Paskibra yang dipimpin oleh Danramil Boru, juga Polsek Wulanggitang sungguh mengesankan. Di hadapan para orang tua yang menyaksikan timbul rasa bangga karena anak-anak mereka mampu mengambil peran sulit dan berat itu.
Dewan guru merasa bangga perihal suguhan peran yang telah disuguhkan oleh putra putri terbaik SMAIL. Para guru lalu berkomitmen akan meningkatkan kualitas literasi, public speacking, juga pelajaran agar anak-anak yang sudah dipercayakan mampu bersaing di kancah global.
Melihat potensi yang ada dalam diri Peserta Didik yang selama ini diragukan, telah membuat para guru termotivasi tuk setia menjaga, membina dan mendidik mutiara-mutiara kecil ini.
Empat Belas Agustus haru biru, pertanda SMAIL patut diperhitungkan.
Ketua OSIS SMAIL terpilih, Benediktus Doni Gamu, Asal Solor Barat dalam sambutan usai dilantikenjadi Ketua OSIS SMAIL
Doni Gamu, ketua OSIS SMAIL terpilih, dalam sambutannya, menghimbau kepada seluruh Peserta Didik untuk saling bergandeng tangan, belajar bersama sama dan sama-sama belajar tuk meraih masa depan yang cerah di SMAIL. Menjadi Ketua OSIS, bukan karena saya mampu. Saya yakin teman-teman lain lebih baik, lebih pintar dari saya. Tetapi karena teman-teman sudah memilih saya, maka saya akan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Akunya.
Pengakuan polos dan tulus ini sontak menggugah hati semua hadirin bahwasanya Peserta Didik SMAIL mampu mengemban tugas yang dipercayakan walau itu secara tiba-tiba. Inilah yang diharapkan oleh Masyarakat, Bangsa dan Negara. Pendidikan yang dikemas di SMAIL harus demikian adanya sehingga output ke depan mampu diandalkan di Masyarakat. Salam Kompak. SMAIL BISA.
Sekian.
Komentar
Posting Komentar